Postingan

Juenal refleksi dwimingguan modul 3.3

Gambar
Jurnal Refleksi Dwimingguan Modul 3.3 Oleh Ni Luh Rediti-CGP-Kab. Buleleng   FSB (Fridge, Suitcase, Bin)     Pertanyaan  Jawaban   Sesuatu yang akan Anda simpan dan dipergunakan di kemudian hari Prinsip bahwa sebagai pemimpin pembelajaran, seharusnya mengembangkan program sekolah yang berdampak positif pada murid dengan pendekatan berbasis asset ( asset-based approach ).     Sesuatu yang akan bawa dan dipergunakan dalam waktu dekat atau sesering mungkin. Prinsip mengembangkan program berbasis asset ( asset-based approach ).   Sesuatu yang akan Anda buang atau Anda hindari setelah hari ini. Prinsip bahwa sebagai pemimpin yang masih  mengembangkan program dengan pendekatan berbasis kekurangan/kelemahan ( deficit-based approach ).

Jurnal Refleksi Dwimingguan 3.2

Gambar
  Jurnal Refleksi Dwimingguan Modul 3.2 Oleh Ni Luh Rediti-CGP-Kab. Buleleng   FSB (Fridge, Suitcase, Bin)       Pertanyaan  Jawaban   Sesuatu yang akan Anda simpan dan dipergunakan di kemudian hari Prinsip bahwa sebagai pemimpin pembelajaran, seharusnya mengembangkan pendekatan pembelajaran berbasis asset ( asset-based approach ).     Sesuatu yang akan bawa dan dipergunakan dalam waktu dekat atau sesering mungkin. Prinsip pembelajaran yang menuntun dan menghamba pada murid. Dan prinsip mengembangkan pembelajaran dengan pendekatan berbasis asset ( asset-based approach ).   Sesuatu yang akan Anda buang atau Anda hindari setelah hari ini. Prinsip bahwa sebagai pemimpin pembelajaran, yang masih   mengembangkan pendekatan pembelajaran berbasis kekurangan/kelemahan ( deficit-...

Jurnal refleksi dwimingguan 3.1

Gambar
  Jurnal Refleksi Dwimingguan Modul 3.1 Oleh Ni Luh Rediti-CGP-Kab. Buleleng   FSB (Fridge, Suitcase, Bin)       Pertanyaan  Jawaban   Sesuatu yang akan Anda simpan dan dipergunakan di kemudian hari Prinsip bahwa sebagai pemimpin pembelajaran, seharusnya mengembangkan kompetensi pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan     Sesuatu yang akan bawa dan dipergunakan dalam waktu dekat atau sesering mungkin. Prinsip pembelajaran yang menuntun dan menghamba pada murid. mengembangkan pembelajaran dengan kompetensi pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan   Sesuatu yang akan Anda buang atau Anda hindari setelah hari ini. Prinsip bahwa sebagai pemimpin pembelajaran, yang masih mengembangkan pembelajaran dengan pengambilan keputusan yang tergesa-gesa tanpat Langk...

Koneksi Antarmateri Modul 3.2

Gambar
  KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.2 OLEH NI LUH REDITI-CGP-KAB. BULELENG   Pada sesi pembelajaran kali ini, Bapak/Ibu CGP membuat kesimpulan dan mengoneksikan materi yang ada di dalam modul ini dengan materi lainnya selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak. Buatlah kesimpulan tentang apa yang dimaksud dengan ‘Pemimpin Pembelajaran dalam Pengelolaan Sumber Daya’ dan bagaimana Anda bisa mengimplementasikannya di dalam kelas, sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah.  Jawaban : Keberhasilan proses Pendidikan sangat tergantung pada cara pandang sekolah melihat ekosistemnya sehingga sekolah dapat menerapkan pengelolaan Sumber Daya yang dimiliki. Pengelolaan sumber daya sekolah dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu Pendekatan berbasis kekurangan/masalah ( deficit-based approach ) dan Pendekatan berbasis aset ( asset-based approach ). Pendekatan berbasis kekurangan/masalah ( deficit-based approach ) akan memusatkan perhatiannya pada apa yang men...

Koneksi Antar Materi Modul 3.1

Gambar
  KONEKSI ANTARMATERI MODUL 3.1 OLEH: NI LUH REDITI-CGP AKB. BELELENG   Panduan Pertanyaan untuk membuat Rangkuman Kesimpulan Pembelajaran  (Koneksi Antarmateri): Bagaimana filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin? Jawaban : Filosofi Pratap Triloka khususnya ing ngarso sung tuladha memberikan pengaruh yang besar dalam mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. KHD berpandangan bahwa sebagai seorang guru, harus memberikan tauladan atau contoh praktik baik kepada murid. Dalam setiap pengambilan keputusan, seorang guru harus memberikan karsa atau usaha keras sebagai wujud filosofi Pratap Triloka ing madyo mangun karsa dan pada akhirnya guru membantu murid untuk dapat menyelesaikan atau mengambil keputusan terhadap permasalahannya secara mandiri. Guru hanya sebagai pamong yang mengarahkan murid menuju kebahagiaan. Pratap Triloka Tut...