Refleksi Dwimungguan modul 1.3
Refleksi Dwimingguan Modul 1.3 Calon Guru Penggerak
Nama : Ni Luh
rediti
CGP : SMP
Negeri 3 Singaraja
Jurnal ini memberikan informasi tentang kegiatan saya
selama mengikuti sesi pada modul 1.3. Kegiatan dimulai dari membuka LMS modul
1.3 dengan kegiatan awal Mulai dari Diri & Eksplorasi Konsep – Mandiri : 12
Agustus 2022. Kegiatan ini bertujuan agar CGP mampu
merumuskan visi pribadi mengenai murid dan sekolah yang menumbuhkembangkan
Profil Pelajar Pancasila. Selanjutnya sesi Eksplorasi Konsep –
Mandiri : 13 Agustus 2022. Tujuan kegiatan ini adalah CGP memahami
pentingnya visi yang berpihak pada murid sebagai landasan segala inisiatif
perubahan dalam pendidikan dan CGP memahami mengapa dan bagaimana manajemen
perubahan dengan pola pikir positif melalui pendekatan inkuiri apresiatif
dilakukan. Berikutnya kegiatan Eksplorasi Konsep –
Forum Diskusi : 15 Agustus 2022 Eksplorasi Konsep – Forum Diskusi : 16 Agustus
2022. Ruang Kolaborasi : 18 Agustus 2022
Ruang Kolaborasi : 19 Agustus 2022, dilakukan dengan kegiatan meeting melalui
aplikasi google meet. Kegiatan ini bertujuan agar CGP dapat menyusun rencana BAGJA dari kalimat prakarsa
perubahan sebagai bentuk ejawantah visi yang mempertimbangkan Profil Pelajar
Pancasila, aset, dan operasionalisasi pencapaiannya. Demonstrasi Kontekstual : 20 Agustus 2022.
Demonstrasi Kontekstual : 22 Agustus 2022. Kegiatan ini bertujuan agar CGP berlatih
menerapkan paradigma Inkuiri Apresiatif untuk mengidentifikasi potensi diri dan
membuat kalimat prakarsa perubahannya dan CGP berlatih menyusun BAGJA menurut
kalimat prakarsa perubahan diri yang telah dibuat untuk kemudian
menjalankannya. Elaborasi Pemahaman/Koneksi Antar Materi
: 23 Agustus 2022 Elaborasi Pemahaman/Koneksi Antar Materi : 24 Agustus 2022
Aksi Nyata : 25-29 Agustus dengan tujuan CGP mampu
menjalankan rencana manajemen perubahan yang telah dibuat.2022
Setelah mempelajari modul 1.3 ini, menurut pemahaman
saya, Visi guru penggerak dalam modul ini merupakan angan-angan yang harus
diyakini dapat membuat perubahan yang baik pada sekolah. Kemampuan yang harus di miliki oleh seorang
guru agar tujuan pendidikan tercapai. Jadi hal yang paling penting atau
menantang dalam modul ini adalah proses instrospeksi diri yang dapat
menyadarkan saya selaku guru bahwa ternyata harus memiliki angan-angan terhadap
perubahan sekolah.
Perasaan saya setelah mempelajari modul 1.3 dan
setelah melakukan introspeksi diri, maka saya memiliki keyakinan yang kuat
bahwa saya bisa mewujudkan visi tersebut kearah yang lebih baik dalam
menjalankan tugas sebagai seorang guru, dan keyakinan ini menjadi modal dasar
saya untuk terus berpikir dan berbuat demi kemajuan pendidikan
Sebelum mengikuti program PCGP ini saya merasa bahwa
apa yang saya lakukan selama ini merupakan hal yang benar. Saya merasa bahwa visi
sekolah hanya sebuah angan-angan tanpa ada upaya mewujudkannya.
Rencana kedepan untuk menjadikan diri saya agar
menjadi lebih baik yaitu dengan melakukan beberapa hal diantaranya :
1.
Melatih kecakapan dalam upaya mewujudkan
visi secara akti dan efektif dengan sesama guru, pimpinan, dan juga dengan
pihak lain,
2.
Mengenali dan menganalisis karaktristik
anggota komunitas sekolah,
3.
Memperbanyak dan memperkaya diri dengan
pengetahuan melalui diklat pengembangan diri,
4.
Merefleksi diri dan refleksi terhadap
komunitas sekolah.
Selain kiat-kiat atau upaya ini, saya juga memiliki
peluang dan kesempatan untuk menunjukkan diri saya bahwa meskipun dari
pengalaman dan usia saya jauh di bawah mereka, tetapi saya memiliki keunggulan
yang mungkin tidak dimiliki oleh para senior saya diantaranya:
a)
Memiliki motivasi intrinsic untuk
mengembangkan diri sendiri.
b)
Mampu berperan dalam menganalisis
kebutuhan siswa, kerja panitia dan anggota,
c)
Memiliki pengalaman menjadi pengurus
organisasi profesi (PGRI),
d)
Sabar dalam setiap kegiatan
Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang
mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistik sesuai dengan kodrat alam
dan kodrat jaman, aktif dan proaktif menggerakkan guru lain untuk
mengimplementasikan fondasi pemikiran Ki Hajar Dewantara yaitu pembelajaran
yang berpihak pada murid serta mampu menjadi teladan agen transformasi
ekosistem pendidikan untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.
Seorang guru penggerak harus memiliki nilai-nilai
yang menjadi pedoman berperilaku serta Visi yang visioner untuk mendukung calon
guru penggerak dalam mewujudkan merdeka belajar, meliputi nilai mandiri,
reflektif, kolaboratif, inovatif serta berphak pada murid. Serta diharapkan mampu
melaksanakan peran guru penggerak yang merupakan pedoman bertindak yang harus
dikuasai oleh calon guru penggerak, meliputi :
a)
Menjadi Pemimpin Pembelajaran
b)
Menggerakkan komunitas Praktisi
c)
Menjadi coach bagi guru lain
d)
Mendorong kolaborasi antar guru
e)
Mewujudkan kepemipinan murid

Komentar
Posting Komentar